Pustaka
|
BAGI HASIL TERKELOLA
Penerapan pembiayaan dengan pola BAGI HASIL yang diterapkan oleh Jatim Ventura adalah sebagai berikut :
Dalam hal pembiayaan pola BAGI HASIL MURNI akan dijelaskan pada artikel yang berjudul BAGI HASIL MURNI. Dalam pembiayaan pola bagi hasil terkelola dikenal adanya BAGI HASIL MINIMAL dan BAGI HASIL MAKSIMAL. Yang dimaksud dengan BAGI HASIL MINIMAL adalah bagi hasil yang minimal diperoleh oleh Jatim Ventura. Jadi apabila bagi hasil yang diperoleh Jatim Ventura menurut perhitungan porsi bagi hasil lebih rendah dari pada BAGI HASIL MINIMAL, maka Jatim Ventura memperoleh BAGI HASIL MINIMAL tersebut. Sedangkan yang dimaksud dengan BAGI HASIL MAKSIMAL adalah bagi hasil yang maksimal hanya diperoleh oleh Jatim Ventura. Jadi apabila bagi hasil yang diperoleh Jatim Ventura menurut perhitungan porsi bagi hasil lebih tinggi dari pada BAGI HASIL MAKSIMAL, maka Jatim Ventura hanya memperoleh BAGI HASIL MAKSIMAL tersebut. Penjelasan mengenai BAGI HASIL TERKELOLA dapat diilustrasikan sebagai berikut : Skema Pembiayaan PPU “KAYA JAYA” adalah : Jumlah pembiayaan : Rp. 100.000.000 Porsi bagi hasil Jatim Ventura : 20% Porsi bagi hasil KAYA JAYA : 80% BAGI HASIL MINIMAL ditetapkan : 1,5% per bulan atau Rp. 1.500.000,- atau Rp. 18.000.000,- selama 1 tahun BAGI HASIL MAKSIMAL ditetapkan : 2% per bulan atau Rp. 2.000.000,- atau Rp. 24.000.000,- selama 1 tahun Perhitungan : KAYA JAYA harus membayar BAGI HASIL MINIMAL tiap bulan sebesar Rp. 1.500.000,- selama 1 tahun. Setelah 1 tahun, dihitung keuntungan yang diperoleh oleh KAYA JAYA selama 1 tahun. Kemungkinan 1 : Keuntungan yang diperoleh KAYA JAYA selama 1 tahun adalah Rp. 80.000.000,-, maka bagi hasil yang semestinya diperoleh Jatim Ventura adalah 20% dari Rp. 80.000.000 yaitu Rp. 16.000.000,-. Karena BAGI HASIL MINIMAL yaitu sebesar Rp. 18.000.000,- lebih besar dari bagi hasil, maka Jatim Ventura mendapatkan BAGI HASIL MINIMAL Kemungkinan 2 : Keuntungan yang diperoleh KAYA JAYA selama 1 tahun adalah Rp. 125.000.000,-, maka bagi hasil yang semestinya diperoleh Jatim Ventura adalah 20% dari Rp. 125.000.000 yaitu Rp. 25.000.000,-. Karena bagi hasil lebih besar dari BAGI HASIL MAKSIMAL yaitu sebesar Rp. 24.000.000,-, maka Jatim Ventura hanya mendapatkan BAGI HASIL MAKSIMAL Kemungkinan 3 : Keuntungan yang diperoleh KAYA JAYA selama 1 tahun adalah Rp. 100.000.000,-, maka bagi hasil yang semestinya diperoleh Jatim Ventura adalah 20% dari Rp. 100.000.000 yaitu Rp. 20.000.000,-. Karena bagi hasil lebih besar dari BAGI HASIL MINIMAL yaitu sebesar Rp. 24.000.000,- dan lebih kecil dari BAGI HASIL MAKSIMAL, maka Jatim Ventura mendapatkan bagi hasil tersebut.
|
